Langsung ke konten utama

Cara Mengolah Biji Kopi

Mengolah  Biji Kopi 

Berbagai cara mengolah biji kopi, dalamProses pasca panen hingga menghasilkan biji kopi hijau atau beras kopi atau green bean, biasanya harus melewati beberapa cara berikut.


  • Olah kering
    Perlakuan yang pertama adalah Buah kopi setelah petik langsung dijemur. Setelah kering, buah ini dipecah hingga kita mendapatkan biji kopi. Jadi! Olah kering ini juga sering disebut dengan Bahasa Batak natural process.




  • Olah basah
    dengan mesin pulper salah satu cara mengolah Buah kopi setelah petik langsung dipecah. Biji kopi yang masih diselimuti lendir akan melalui proses rendam dan fermentasi (ada yang 24 jam, ada yang 36 jam). Setelah itu, biji akan melalui proses penjemuran. Setelah kering, HS alias hard skin alias biji kopi dengan kulit tanduk akan digiling kering. Voila, jadilah beras kopi! Boso Jowone olah kopi sing iki: wet process.



  • Olah giling basah atau semibasah
    istilah yang sering di gunakan adalah semi-washed yaitu Buah kopi setelah petik langsung dipecah dengan mesin pulper. Biji kopi yang masih diselimuti lendir dimasukkan karung sekitar sehari. Setelah itu kopi dicuci, lalu digiling untuk memisahkan biji kopi dan kulit tanduk. Lalu biji kopi dijemur. Alhamdulillah! Pengolahan inilah yang paling awam di Sumatera.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sekelumit Sejarah Kopi di Benteng Alla Utara

Daerah Kopi  Penyebaran kopi sampai ke tanah Sulawesi dilakukan oleh para pelaku usaha Belanda. Mengenai tahun kapan pertama kali kopi ditanam di sana, masih belum diketahui secara pasti. Menurut Patola penananam kopi di Enrekang sudah memasuk generasi keempat. Pada masa awal, masyarakat Enrekang menanam kopi varietas typica. Ketika nilai kopi mengalami kemerosotan, dan tingkat produksi rendah, sebagian menghentikan menanam kopi, sebagian menggantinya dengan kopi USDA, Kartika, dan terakhir kopi jember. Bagi yang berhenti menanam kopi, mereka beralih bercocok tanam hortikultura. Ketika permintaan dan nilai kopi semakin membaik, sebagian yang sudah mengonversi lahan kembali melirik tanaman kopi. Berdasarkan pengalaman yang sudah dilalui akan lesunya nilai kopi, para petani tetap menanam hortikultura, dan juga beternak. Enrekang merupakan penghasil kopi dengan jumlah terbesar di Sulawesi Selatan. Menurut catatan instansi dirjen perkebunan, pada 2007, Enrekang menghasilk...