Langsung ke konten utama

Kopi bone bone

Komentar

Postingan populer dari blog ini

kopi istimewa

Indonesia Specialty Grade Sebelum 2010, perkembangan dan produksi kopi spesial di Benteng Alla Utara, Enrekang, Sulawesi Selatan, sangatlah rendah, dan dari segi mutu kualitas sangat beragam. Melalui sentralisasi produksi yang didampingi oleh MTC untuk kebutuhan Campos Coffee, kafe sekaligus roaster di Australia, pada 2010, kini Koperasi Tani Benteng Alla mampu menghasilkan kopi dengan kualitas spesial, meski secara kuantitas sangat terbatas. Pada 2010, koperasi menghasilkan kopi spesial kurang dari 1 ton. Sementara itu, pada 2011, koperasi menghasilkan 2.5 ton kopi spesial dari total panen sebesar 10 ton di tingkat petani. Pada 2012 ini, berdasarkan hasil pengamatan kami langsung, kuantitas kopi spesial di sana akan mengalami peningkatan. Pengembangan kualitas kopi ke arah spesial merupakan hal kompleks. Ia membutuhkan tenaga dan waktu kerja tambahan, selain ketelatenan. Dan, hal mendasar soal kopi spesial ini, apakah pembeli bersedia memberikan harga yang lebih tin...

Cara Mengolah Biji Kopi

Mengolah  Biji Kopi  Berbagai cara mengolah biji kopi, dalamProses pasca panen hingga menghasilkan biji kopi hijau atau beras kopi atau  green bean , biasanya harus melewati beberapa cara berikut. Olah kering Perlakuan yang pertama adalah Buah kopi setelah petik langsung dijemur. Setelah kering, buah ini dipecah hingga kita mendapatkan biji kopi. Jadi! Olah kering ini juga sering disebut dengan Bahasa Batak  natural process . Olah basah dengan mesin pulper salah satu cara mengolah Buah kopi setelah petik langsung dipecah. Biji kopi yang masih diselimuti lendir akan melalui proses rendam dan fermentasi (ada yang 24 jam, ada yang 36 jam). Setelah itu, biji akan melalui proses penjemuran. Setelah kering,  HS alias  hard skin  alias biji kopi dengan kulit tanduk akan digiling kering.  Voila , jadilah beras kopi! Boso Jowone olah kopi sing iki:  wet process . Olah giling basah atau semibasah istilah yang sering di gunak...